Ogoh ogoh

ogoh ogoh
ogoh ogoh
Ogoh ogoh merupakan hasil dari kreatifitas karya seni patung di daerah bali yang menggambarkan bhuta kala. Dalam seni patung bhuta kala digambarkan sebagai sesuatu yang menakutkan dan menyeramkan.
Biasanya bhuta kala digambarkan sebagai raksasa. Tapi ada pula yang digambarkan sebagai naga, ular dan lainnya. Bahkan seiring perkembangan jaman banyak juga ogoh ogoh dibuat menyerupai artis, orang, penjahat dan lainnya.

Ogoh ogoh biasanya dibuat menjelang perayaan hari raya nyepi dan diarak pada malam pengerupukan yaitu malam sebelum nyepi. Ogoh ogoh diarak beramai ramai keliling wilayah dilingkungan masing masing. Pada jaman sekarang sering juga diadakan lomba ogoh ogoh  yang menjadi penilaian ditinjau dari kreatifitasnya.

SEKILAS TENTANG SEJARAH OGOH OGOH
Sebenarnya asal muasal munculnya ogoh ogoh ini tidak ada catatan yang begitu jelas ada banyak versi asal muasal munculnya ogoh ogoh. Di daerah denpasar ada yang mengatakan awal munculnya ogoh ogoh pada tahun 70-an. Ogoh ogoh dibuat untuk mengisi waktu untuk anak anak. Namu  karena dianggap sebagai simbol perayaan tawur akhirnya ogoh ogoh dibuat pada perayaan nyepi.
Terlepas dari kontroversi sejarah ogoh ogoh, namun ogoh ogoh sudah memberi warna tersendiri dalam perayaan nyepi. Dan juga memberi nilai tambah sebagai ajang kreatifitas dan pemersatu anak anak muda.

PROSES PEMBUATAN OGOH OGOH
Ogoh ogoh pada awalnya dibuat menggunakan bahan dari anyaman bambu untuk rangka badannya dan untuk penyangga bawah digunakan bambu batangan. Tapi seiring perkembangaannya sekarang banyak ogoh ogoh dibuat menggunakan bahan dari gabus. Selain waktu pembuatan lebih cepat ogoh ogoh dari bahan gabus juga menjadi lebih ringan sehingga lebih mudah diangkat dan diarak.
Urutan proses 
  • Pertama dibuat penyangga dari bambu atau kayu.
  • Dibuat anyaman/pembentukan badan ogoh ogoh. Kalau dari bambu, bambu diiris tipis kemudian dianyam, kalau dari gabus tinggal pengeleman badan dan pengirisan dengan pisau.
  • setelah pembuatan badan di buat tangan.
  • Trus anyaman bambu ini ditutup kertas semen
  • Dilanjutkan pembuatan kepala dan pengecatan.
  • setelah selesai pengecatan terakhir pemasangan aksesoris ogoh ogoh.
Sesuai perkembangannya ogoh ogoh sekarang ada yang dihiasi dengan lampu warna warni. Dan di beberapa tempat ada pula yang ditambahkan sound sistem dan alat alat untuk menggerakan kepala atau tangan ogoh ogoh.

PENGARAKAN OGOH OGOH
Ogoh ogoh diarak sehari sebelum nyepi yaitu pas pada malam sebelum hari raya nyepi yang dinamakan malam pengerupukan. Pada waktu pengarakan ini masyarakat tumpah ruah hampir disemua jalan jalan di bali dimulai sekitar jam 18.00 sampai jam 12 malam. Ada yang datang untuk mengarak ogoh ogoh ada yang menjadi penonton. Dulu ogoh ogoh murni diarak dengan digotong tapi sekarang ada yang menggunakan semacam gerobak memakai roda. Pada saat ogoh ogoh diarak keliling biasanya diiring dengan gamelan dan pengaraknya biasanya menggunakan pakaian adat bali.